Akulturasi
acculturation
Ringkasan Singkat
Proses penyesuaian nilai sosial, budaya, dan pola perilaku individu atau kelompok saat berinteraksi dengan budaya yang berbeda.
Akulturasi adalah proses di mana kelompok atau individu menyesuaikan nilai-nilai sosial dan budaya, ide, keyakinan, serta pola perilaku dari budaya asal mereka dengan budaya yang berbeda. Proses ini sering terjadi pada imigran, pengungsi, atau penduduk asli yang terpapar pada budaya dominan yang baru. Akulturasi psikologis merujuk pada penyesuaian sikap dan perilaku individu terhadap budaya lain, yang biasanya bervariasi dalam hal derajat dan tipenya, tergantung pada seberapa kuat seseorang mempertahankan budaya lama atau mengadopsi budaya baru.
Penting untuk membedakan akulturasi dengan enkulturasi, di mana enkulturasi adalah proses mempelajari budaya sendiri sejak kecil. Akulturasi melibatkan interaksi antarbudaya yang kompleks yang dapat memicu stres akulturatif namun juga dapat memperkaya identitas diri seseorang. Proses ini tidak bersifat satu arah; baik individu yang masuk maupun masyarakat tuan rumah dapat mengalami perubahan akibat kontak budaya tersebut.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Berry, J. W. (2005). Acculturation: Living successfully in two cultures. International Journal of Intercultural Relations.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.